Cara pembuatan minyak bulus, kenali ciri-ciri minyak bulus asli.

Minyak bulus murni adalah minyak alami yang diambil dari lemak bulus yang dipanaskan dibawah terik matahari selama kurang lebih 1 bulan sehingga menjadi cair dan berubah menjadi minyak, banyak sekali manfaat dan kandungan yang dapat kita gunakan sebagai obat maupun perawatan kulit seperti yang telah saya jelaskan pada artikel sebelumnya. Di indonesia banyak sekali jenis bulus yang bisa diambil minyaknya, mulai dari bulus papua, bulus kalimantan , bulus jawa,  dan masih banyak sekali jenis bulus yang lainnya baik itu menurut tempat spesies itu ditemukan, warna tubuh, bentuk tubuh dan lain sebagainya. Pada dasarnya minyak yang dihasilkan dari sekian banyak jenis bulus itu adalah sama, yang membedakan ialah cara penanganan atau cara pembuatannya itu benar atau tidak. Cara pembuatan minyak yang tidak benar akan membuat banyak kandungan zat-zat dan vitamin yang terkandung didalamnya banyak yang hilang sehingga berdampak pada tidak maksimalnya khasiat yang dihasilkannya.


Cara membuat minyak bulus:

1.Dengan cara tradisional
Biasanya dibutuhkan 8 ekor Bulus untuk memproduksi minyak Bulus yang berkhasiat tinggi. Dengan memisahkan lemak Bulus dan dagingnya, setelah itu menjemur lemak Bulus dengan wadah yang bersih (bebas dari kotoran/ minyak lain) di bawah sinar matahari sampai lemak tersebut mencair sehingga berubah menjadi minyak. Penjemuran minyak Bulus ini biasanya membutuhkan waktu kurang lebih 1 bulan. Semakin lama proses penjemurannya maka semakin jernih minyak yang dihasilkannya. Setelah itu dilakukan proses penyaringan dan pengemasan. Minyak bulus yang dihasilkan terjaga kemurniannya 100%, zat-zat yang terkandungpun masih lengkap, sehingga mempunyai khasiat yang bagus. Kelemahan dengan cara ini adalah membutuhkan waktu yang cukup lama dalam pembuatannya. Baca: kemasan minyak bulus jemur

2. Dengan cara modern
Yang membedakan adalah cara mencairkannya. Jika cara tradisional dengan penjemuran di bawah sinar matahari, tapi dengan cara modern ini pencairan lemaknya dengan cara dipanaskan dengan oven dengan suhu tertentu sampai mencair berubah menjadi minyak. Kelebihannya dapat memproduksi minyak dengan waktu yang relatif  singkat sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar yang semakin hari semakin meningkat. Harganya pun relatif lebih murah dibanding dengan yang dijemur. Banyak juga yang mencampurnya dengan minyak wangi sehingga baunya harum.

 Dari kedua cara diatas kedua-duanya sama- sama menghasilkan minyak bulus murni selama tidak dioplos dengan minyak lain. Minyak yang murni biasanya lemaknya kembali mengendap bila didiamkan selama beberapa hari. Sedangkan minyak bulus yang telah dicampur dengan minyak lain biasanya tidak dapat mengendap walaupun didiamkan berbulan-bulan. Minyak bulus yang kembali mengendap cara mencairkannya cukup mudah, hanya perlu dijemur dibawah terik matahari beserta botolnya nanti akan cair kembali dan siap digunakan.

Ciri-ciri minyak bulus Asli
-Ciri minyak bulus asli lemaknya kembali mengendap setelah didiamkan beberapa hari
-Aroma khas bulusnya sangat kuat.
-Manjur digunakan

jual minyak bulus asli
jual minyak bulus asli